Jawa Timur

Dispendik : Proses Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 1 Juni 2020

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid) 19 di wilayah Jawa Timur, Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim) memutuskan untuk memperpanjang masa proses belajar mengajar di rumah. Kepala Dispendik Jatim, Wahid Wahyudi, menegaskan, proses belajar di rumah itu dilakukan hingga 1 Juni 2020 dan direncanakan kembali belajar di sekolah pada 2 Juni 2020.

Wahid menjelaskan, sedianya proses belajar di rumah itu akan berakhir pada tanggal 21 April 2020. Namun melihat situasi dan perkembangan kasua Covid 19, Pemprov melalui Gubernur mengeluarkan kebijakan.


“Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa sudah mengeluarkan kebijakan untuk perpanjangan sampai dengan tanggal 1 Juni 2020, tanggal 2 Juni diharapkan bisa masuk sekolah,” ungkap Wahid, Minggu (19/4).

Ia menjelaskan, ada beberapa pertimbangan, Dispendik mengeluarkan kebijakan perpanjang belajar di rumah hingga 1 Juni 2020. Di antaranya, pertama, di Jawa Timur ini masih dalam kondisi darurat Covid 19. “Masih cukup tinggi, dan hampir semua daerah sebarannya Covid 19,” ujarnya.

Yang kedua, lanjut Wahid, sesuai dengan kalender pendidikan, satu hari sebelum puasa ditambah dua hari saat puasa pertama kali, itu libur. Sehingga hari Kamis, Jumat, Sabtu, libur. Kemudian tanggal 26 April hari Minggu.

Tanggal 27 April sampai dengan 19 Mei, kata dia, sesuai kalender pendidikan itu adalah pembelajaran fakultatif. Pembelajaran fakultatif itu, terang Wahid, adalah pembelajaran non kurikulum. Misalnya diisi dengan Pondok Romadhon, misalnya juga pendidikan pendidikan karakter lainnya.

Kemudian tanggal 20 Mei sampai dengan 1 Juni itu libur Idul Fitri. “Atas pertimbangan itu, Ibu Gubernur menyesuaikan, sehingga pembelajaran di rumah dilakukan sampai dengan tanggal 1 Juni,” pungkasnya.

foto : dok kominfo jatim

Kirim Komentar