Jawa Timur

Bekraf Sosialisasi Program Kreatifood 2019 di Kota Malang

SurabayaSatu, Malang – Kesuksesan Kreatifood tahun sebelumnya mendorong Deputi Pemasaran Dalam Negeri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus menghimbau, mengajak serta mengembangkan potensi para pelaku kuliner dalam negeri. Setelah Medan, Semarang dan Mataram, Bekraf hadir di Harris Hotel & Conventions, Malang, Jawa Timur untuk Sosialisasi Program Kreatifood 2019 pada Selasa (2/4/2019).

Bukan tanpa alasan Malang terpilih kembali menjadi salah satu kota di dalam acara Sosialisasi Kreatifood 2019 ini, di Jawa Timur sendiri subsektor ekonomi kreatif yang mempunyai PDRB atas dasar harga berlaku tertinggi adalah subsektor kuliner dengan nilai sebesar 109,34 triliun rupiah. Selain itu menurut Plt. Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Fahmy Akmal, dari kesuksesan Kreatifood 2018 lalu, banyaknya distributor dan pelaku pemasaran produk kuliner yang sudah tercatat dan yang potensial untuk memasarkan produk dari FoodStartup Indonesia adalah Kota Malang dan salah satunya menjadi top-seller.

“Dari Kreatifood 2018, kami mencatatkan distributor dan pelaku pemasaran produk kuliner dan memiliki potensi yang sangat besar untuk memasarkan produk dari FoodStartup Indonesia salah satunya adalah Kota Malang”, ungkap Fahmy.

Program Kreatifood tidak berjalan sendiri, program ini berkolaborasi dengan program FoodStartup dari Deputi Akses Permodalan Bekraf dan Foodlab Indonesia. Sehingga yang menjadi salah satu persyaratan untuk bisa mengikuti acara Kreatifood harus melalui kurasi FoodStartup Indonesia (FSI), kecuali peserta yang memiliki kapasitas ekspor bisa langsung mendaftar tanpa melalui FSI.

Dalam perkembangannya, para pelaku industri kreatif ini menemui banyak tantangan. Salah satunya terkait upaya untuk mengembangkan produk dan jasa kreatifnya menjadi karya potensial bernilai jual tinggi, termasuk produk dan jasa kreatif dalam subsektor kuliner. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama antara para pelaku kreatif dengan pemerintah. Oleh karena itu, Bekraf mengadakan program Kreatifood untuk mempertemukan para pelaku rintisan kuliner dengan konsumen serta pelaku pemasaran seperti reseller, distributor dan investor, guna membuka peluang pasar.

Aktivitas-aktivitas yang ada dalam Kreatifood ini tidak hanya mencakup transaksi penjualan, tetapi juga networking, negosiasi bisnis, product sampling dan tasting, sharing pengetahuan seputar bisnis rintisan di bidang kuliner, hingga penjualan produk silang antarusaha rintisan dalam Food Startup Indonesia.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan lebih banyak lagi para pelaku usaha rintisan kuliner mengetahui dan mengikuti program Kreatifood Expo 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 5-7 Juli 2019 di Surabaya, tepatnya di Ciputra World Surabaya Mall. Fokus pada kegiatan Kreatifood Expo 2019 nanti, selain mengenalkan produk-produk unggulan dari Foodstartup Indonesia, adalah menambah jaringan pemasaran melalui proses kerjasama atau business matching, franchise atau reseller dengan akses/pelaku pemasaran (reseller, distributor, modern market) yang akan diundang untuk datang ke Kreatifood Expo 2019 oleh Perkumpulan Food Startup Indonesia. Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui www.kreatifood.id.

Advertisement

Kirim Komentar