Ekonomi Bisnis

Wapres : Perekonomian Indonesia Membaik di Tahun 2019

SurabayaSatu, JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengaku optimis, perekonomian Indonesia akan membaik di tahun 2019. Asalkan, lanjutnya, seluruh stakeholder yang meliputi Industri Jasa Keuangan dan pemerintah dapat melakukan kolaborasi dan kerjasama guna mencapai kinerja yang baik.

Paparan ini ia sampaikan saat hadir dalam pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan bertema ‘Kolaborasi Membangung Optimisme dan Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan’ di Ballroom Ritz Charlton, Jakarta (11/1/2019) malam.

Wapres juga mengingatkan, tahun ini juga merupakan tahun politik yang penuh dengan dinamika ekonomi. Namun ia yakin, melalui kerja keras dan kebersamaan bisa menciptakan peluang ekonomi yang baik, sehingga investasi bisa dengan cepat masuk ke Indonesia.

“Krisis ekonomi yang sempat melanda Indonesia pada tahun 1998 lalu memberi banyak pelajaran dan pengalaman. Terutama, cara mengendalikan sektor keuangan sehingga saat ini pemerintah telah mampu mengantisipasi terjadinya krisis yang terjadi,” tegas alumnus The European Institute of Business Administration, Perancis ini.

Saat ini, lanjutnya lagi, semua negara di penjuru dunia tidak terlepas dari adanya konflik hingga krisis ekonomi yang terjadi. Perang dagang antara China dan Amerika menyebabkan ekonomi dunia terguncang.

Belum lagi dengan krisis Eropa yang terkenal dengan Brexit. Ditambah dengan Konflik berkepanjangan yang terjadi di timur tengah telah memberi dampak besar bagi ketahanan energi di Indonesia.

“Oleh karena itu, pelajaran berharga yang bisa diambil adalah pentingnya adanya pengawasan lebih ketat terhadap industri keuangan. Pertemuan ini, sangatlah penting untuk dapat memahami pentingnya kolaborasi. Kolaborasi yang dilakukan harus mampu menguntungkan semua pihak dengan menjaga keseimbangan antara Industri Jasa Keuangan dengan masyarakat,” kata Wapres.

Hadir dalam pertemuan tahunan ini, pimpinan MPR, DPR dan DPD RI, Gubernur Bank Indonesia, para Kabinet Kerja, Gubernur serta pimpinan asosiasi dan lembaga jasa keuangan se-Indonesia. (hendro d. laksono | foto : istimewa)

Advertisement

Kirim Komentar