Nasional

Pertimbangan Kemanusiaan, Abu Bakar Baasyir Bebas

SurabayaSatu, BOGOR – Presiden Joko Widodo memutuskan untuk membebaskan Abu Bakar Baasyir, 81 tahun, terpidana terorisme. Sebelumnya Abu Bakar masih menjalani sisa masa tahanan yang di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Keputusan ini disampaikan oleh pengacara Yusril Ihza Mahendra saat berkunjung ke Lapas Gunung Sindur, Jumat (18/1) siang.

Di depan wartawan Presiden menjelaskan, keputusan pembebasan itu semata atas pertimbangan kemanusiaan. “Ya artinya beliau kan sudah sepuh, sudah, apa, pertimbangannya kemanusiaan dan sudah sepuh, termasuk kondisi kesehatan,” kata Presiden.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil pertimbangan yang matang. Dan ini dilakukan sudah lama, tepatnya sejak awal tahun lalu. Bahkan pertimbangan ini juga sudah melibatkan Kapolri, Menko Polhukam dan pakar-pakar, terakhir dengan Prof Yusril Ihza Mahendra.

Abu Bakar Baasyir sendiri sudah menjalani pidana kurungan selama sembilan tahun di Lapas tersebut dari putusa masa hukuman 15 tahun pada 2011 karena terbukti menjadi perencana dan penyandang dana pelatihan kelompok bersenjata di pegunungan Jantho, Aceh, pada 2010. (dww)

Advertisement

Kirim Komentar